Selamat Datang

Kaligrafi

Kamis, 18 Oktober 2012

3 LANGKAH TATA RUMAH




Orang sangat mudah terpengaruh dengan konsep baru dalam interior dan lantas mengaplikasikan ke dalam huniannya. Semua dicontoh meskipun sebenarnya gaya tersebut tidak pas untuk diterapkan.
Keiza Amorani, dalam bukunya "Ide-ide Segar Menata Rumah" terbitan Gramedia Pustaka memberi tiga saran terbaik dalam memilih gaya dekorasi interior.

1. Anda harus memahami, konsep interior tersebut cocok atau tidak.
Jika Anda telah mengerti cara menata rumah dan disesuaikan dengan tipe keribadian, langkah berikutnya adalah memilih gaya dekorasi yang sesuai.

Caranya tidak sulit. Anda cukup menjadikan tipe kepribadian tersebut sebagai patokan utama untuk memilih gaya yang Anda sukai. Apakah sanguin yang ceria, koleris yang terorganisasi, plegmatis yang santai, atau melankolis nan romantis?
2. Menyesuaikan konsep tersebut dengan jumlah anggaran.
Anda harus menyiapkan anggaran yang Anda perlukan untuk menata rumah Anda agar tidak memboroskan anggaran hanya untuk belanja furnitur, sementara aksesoris dan lainnya belum sempat dibeli.

Maka sebaiknya Anda melakukan penjadwalan untuk pembelian barang, mencari info atau pameran agar benar-benar yakin. Hal terpenting adalah, Anda sudah memilih satu gaya dan tetaplah konsisten pada konsep tersebut.
3. Kenyamanan memakai konsep tersebut.
Misalnya, dekorasi bergaya klasik memang membuat rumah tampil mewah dan glamor. Tapi, apakah gaya dekorasi tersebut sesuai bagi Anda?

Anda harus cermati tipe rumah Anda, memungkinkan menerapkan konsep tersebut atau tidak. Perhatikan juga apakah dirumah Anda ada balita yang masih senang bergerak ke sana-kemari. Jangan sampai furnitur dan perlengkapan rumah tangga itu membatasi gerakan mereka karena usia balita memang sedang aktif-aktifnya tumbuh.
Satu hal yang penting, kenyamanan di sini juga mempertimbangkan kenyamanan seluruh anggota keluarga lain yang beraktivitas di dalamnya. Anda tak ingin disebut egois, bukan?
Selamat mencoba!

KAMAR TIDUR CEWEK




Mendekorasi anak perempuan sebenarnya tidak sulit namun biasanya banyak pernak pernik yang di inginkan temanya yang pasti lebih feminim dan lebih privasi, berikut ada beberapa tips untuk anda dalam mendesain kamar anak perempuan:

1. Menerapkan Tema
Kunci pertama untuk menciptakan kamar bayi yang cantik adalah pemilihan tema. Jennifer Barber, pemilik dari Cotton Candy Lane, butik khusus anak menjelaskan, tema yang dipilih bisa berupa istana negeri dongeng, tema hutan, peri, binatang bahkan sirkus. Jadi sebaiknya Anda tidak sembarang membeli interior hanya karena desainnya lucu, mulailah untuk memilih furnitur-furnitur yang sesuai dengan tema agar tampilan kamar bayi Anda menyatu dengan baik seperti yang dilakukan para profesional dibidang interior desain.

2. Tak Perlu Dominasi Merah Muda
Anak perempuan memang sering diidentikan dengan warna merah muda, namun sebaiknya jangan membatasi pemilihan warna dengan keseluruhan warna merah muda. Ingat, kamar bayi merupakan perpanjangan dari rumah Anda dan bisa menjadi refleksi dari selera Anda.

Bayangkan anak Anda akan tumbuh dalam ruangan itu dan dengan dekorasi yang sesuai. Pilihlah barang-barang berkualitas yang akan bertahan dalam jangka waktu lama dan juga dapat beradaptasi dengan gaya hidup anak Anda nantinya.

3. Dahulukan Belanja Perlengkapan yang Mendasar
Ketika mendesain kamar bayi perempuan Anda, Barber menyarankan untuk mendekor dimulai dari barang-barang yang akan dipakai terlebih dahulu, sedangkan segala pernak-pernik ditambahkan kemudian. Barang-barang yang dipakai di sini termasuk furnitur, tampat tidur bayi dan juga tirai jendela-tiga elemen utama dalam desain interior. Kemudian, barulah Anda bisa menambahkan pernak-pernik seperti mainan, boneka, karpet dan barang-barang lainnya yang menunjang desain kamar bayi Anda.

Anda mungkin terkejut saat seberapa cepat kamar tersebut terisi. Selain itu, selimut bayi juga bisa menjadi barang yang tepat untuk menyempurnakan penampilan kamar bayi Anda.

4. Dekorasi dengan Benda-benda yang Memiliki Arti
Kamar bayi ini akan menjadi tempat khusus di rumah Anda dan harus diperlakukan seperti itu. lebih baik Anda menambahkan sentuhan pribadi atau apapun yang membuat kamar bayi ini spesial bagi Anda. Tidak perlu mencarinya ke toko perlengkapan bayi. Misalnya saja, dekorasi bingkai yang indah dengan gambar ibu Anda atau foto-foto masa kecil Anda selama ini. Atau bisa juga Anda menambahkan mainan-mainan masa kecil yang Anda simpan selama ini.

Demikian tipsnya semoga bermanfaat untuk anda dalam mendesain kamar anak perempuan, temukan info menarik tentang

Rabu, 17 Oktober 2012

SENI PAHAT BALI

Seni ukir di Bali memiliki kualitas seni motif yg khusus dan berbeda dengan daerah lainnya. Pengaruh seni yg berkualitas namun guratannya lebih didominasi tumbuhan, binatang, bunga melati dan teratai serta gambaran tentang manusia atau hewan.
Bahan yang dipergunakan umumnya kayu berkualitas tinggi, seperti jati dan kayu lainnya yang berkualitas

UKIRAN TOPENG

Ukiran Topeng BALI merupakan rupa khusus ukiran kayu.  Walaupun berada

SENI UKIR

PEMAHAMAN TENTANG SENI UKIR INDONESIA
Seni ukir atau ukiran merupakan gambar hiasan dengan bagian-bagian cekung
(kruwikan)
danbagian-bagian cembung
(buledan)
yang menyusun suatu gambar yang indah. Pengertian iniberkembang hingga dikenal sebagai seni ukir yang merupakan seni membentuk gambar padakayu, batu, atau bahan-bahan lain.Bangsa Indonesia mulai mengenal ukir sejak zaman batu muda
(Neolitik),
yakni sekitar tahun1500 SM. Pada zaman itu nenekmoyang bangsa Indonesia telahmembuat ukiran pada kapakbatu, tempaan tanah liat atau bahan lain yang ditemuinya. Motif dan pengerjaan ukiran padazaman itu masih sangat sederhana. Umumnya bermotif geometris yang berupa garis, titik, danlengkungan, dengan bahan tanah liat, batu, kayu, bambu, kulit, dan tanduk hewan Pada zamanyang lebih dikenal sebagai zaman perunggu, yaitu berkisar tahun 500 hingga 300 SM. Bahanuntuk membuat ukiran telah mengalami perkembangan yanitu menggunakan bahan perunggu,emas, perak dan lain sebagainya. Dalam pembuatan ukirannya adalah menggunakan teknologicor. Motif-motif yang di gunakanpada masa zaman perunggu adalah motif meander, tumpal,pilin berganda, topeng, serta binatang maupun manusia. Motif meander ditemukan pada nekaraperunggu dari Gunung merapi dekat Bima. Motif tumpal ditemukan pada sebuah buyungperunggu dari kerinci Sumatera Barat, dan pada pinggiran sebuah nekara (moko dari Alor,NTT. Motif pilin berganda ditemukan pada nekara perunggu dari Jawa Barat dan pada bejanaperunggu darikerinci, Sumatera. Motif topeng ditemukan pada leher kendi dari Sumba. NusaTenggara, dan pada kapak perunggu dari danau Sentani, Irian Jaya. Motif ini menggambarkanmuka dan mata orang yang memberi kekuatan magis yang dapat menangkis kejahatan. Motif binatang dan manusia ditemukan pada nekara dari Sangean.
PEMAHAMAN TENTANG SENI UKIR INDONESIA
Seni ukir atau ukiran merupakan gambar hiasan dengan bagian-bagian cekung
(kruwikan)
danbagian-bagian cembung
(buledan)
yang menyusun suatu gambar yang indah. Pengertian iniberkembang hingga dikenal sebagai seni ukir yang merupakan seni membentuk gambar padakayu, batu, atau bahan-bahan lain.Bangsa Indonesia mulai mengenal ukir sejak zaman batu muda

(Neolitik),

yakni sekitar tahun1500 SM. Pada zaman itu nenekmoyang bangsa Indonesia telahmembuat ukiran pada kapakbatu, tempaan tanah liat atau bahan lain yang ditemuinya. Motif dan pengerjaan ukiran padazaman itu masih sangat sederhana. Umumnya bermotif geometris yang berupa garis, titik, danlengkungan, dengan bahan tanah liat, batu, kayu, bambu, kulit, dan tanduk hewan Pada zamanyang lebih dikenal sebagai zaman perunggu, yaitu berkisar tahun 500 hingga 300 SM. Bahanuntuk membuat ukiran telah mengalami perkembangan yanitu menggunakan bahan perunggu,emas, perak dan lain sebagainya. Dalam pembuatan ukirannya adalah menggunakan teknologicor. Motif-motif yang di gunakanpada masa zaman perunggu adalah motif meander, tumpal,pilin berganda, topeng, serta binatang maupun manusia. Motif meander ditemukan pada nekaraperunggu dari Gunung merapi dekat Bima. Motif tumpal ditemukan pada sebuah buyungperunggu dari kerinci Sumatera Barat, dan pada pinggiran sebuah nekara (moko dari Alor,NTT. Motif pilin berganda ditemukan pada nekara perunggu dari Jawa Barat dan pada bejanaperunggu darikerinci, Sumatera. Motif topeng ditemukan pada leher kendi dari Sumba. NusaTenggara, dan pada kapak perunggu dari danau Sentani, Irian Jaya. Motif ini menggambarkanmuka dan mata orang yang memberi kekuatan magis yang dapat menangkis kejahatan. Motif binatang dan manusia ditemukan pada nekara dari Sangean.
Setelah agama Hindu, Budha, Islam masuk ke Indonesia, seni ukir mengalami perkembanganyang sangat pesat, dalam bentuk desain produksi, dan motif. Ukiran banyak ditemukan padabadan-badancandi dan prasasti-prasasti yang di buat orang pada masa itu untuk memperingatipara raja-raja. Bentuk ukiran juga ditemukan pada senjata-senjata, seperti keris dan tombak,batu nisan, masjid, keraton, alat-alat musik, termasuk gamelan dan wayang. Motif ukiran, selainmenggambarkan bentuk, kadang-kadang berisi tentang kisah para dewa, mitos kepahlawanan,dll. Bukti-bukti sejarah peninggalan ukiran pada periode tersebut dapat dilihat pada relief candiPenataran di Blitar, candi Prambanan dan Mendut di Jawa Tengah.Saat sekarang ukir kayu dan logam mengalami perkembangan pesat. Dan fungsinyapun sudahbergeser dari hal-hal yang berbau magis berubah menjadi hanya sebagai alat penghias saja.padaukiran kayu meliputi motif Pejajaran, Majapahit, Mataram, Pekalongan, Bali, Jepara, Madura,Cirebon, Surakarta, Yogyakarta, dan berbagai macam motif yang berasal dari luarJawa.
Motif-motif 
KERAJINAN
Rajin:suka dan giat bekerja, selalu berusaha, getol.

Kerajinan:hal( sifat ) rajin, kegetolanContoh:
Barang-barang
kerajinan yaitu barang-barang hasil pekerjaan tangan.Jadi dengan demikian yang dimaksud denganKerajinanUkir adalah barang-barangukiran atau hiasan yang dihasilkan oleh seseorang yang dalamperwujudannyamemerlukan ketekunan, keterampilan, dan perasaan seni dengan cara di toreh / dipahatdi atas kayu, batu, logam, gading, dsb. Sedangkan yang dimaksud dengan
kerajinan ukir kayu
adalah jenis kerajinan yang menggunakan teknik ukir pada bahan kayu.Sedangkan

teknik ukir 

adalah teknik pembuatan hiasan yang menggunakan alat berupatatah / pahat ukir.
SeniUkir 
merupakan gubahan dari bentuk-bentuk visual yang dalam pengolahannyamempunyai sifat kruwikan ( Jawa ) dengan susunan yang harmonis, sehingga memikikinilai estetis. Seni ukir diujudkan melalui bahan kayu, logam, gading , batu dan bahan-bahan lain yang memungkinkan untuk dikerjakan. Adapun bentuk-bentuk gubahantersebut merupakan stilisasi dari bentuk alam yang meliputi tumbuh-tumbuhan,binatang, awan, air, manusia, dsb.
Selanjutnya yang dimaksud dengan

kerajinan
adalah jenis kesenian yang menghasilkanberbagai macam perabot, hiasan atau barang-barang yang artistik, terbuat dari kayu, besi,porselin, emas, gading, kain tenunan, dsb. Hasil dari suatu kerajinan tangan juga di sebut
seniguna”
Seni Ukir Jepara
LEGENDA
Dikisahkan seorang ahli seni pahat dan lukis bernama Prabangkara yang hidup pada masa PrabuBrawijaya dari Kerajaan Majapahit, pada suatu ketika sang raja menyuruh Prabangkara untuk membuat lukisan permaisuri raja sebagai ungkapan rasa cinta beliau pada permaisurinya yang sangatcantik dan mempesona.Lukisan permaisuri yang tanpa busana itu dapatdiselesaikan oleh Prabangkara dengan sempurnadan tentu saja hal ini membuat Raja Brawijayamenjadi curiga karena pada bagian tubuh tertentudan rahasia terdapat tanda alami/khusus yangterdapat pula pada lukisan serta tempatnya/posisidan bentuknya persis. Dengan suatu tipu muslihat,Prabangkara dengan segala peralatannya dibuangdengan cara diikat pada sebuah laying-layang yangsetelah sampai di angkasa diputus talinya.Dalam keadaan melayang-layang inilah pahatPrabangkara jatuh di suatu desa yang dikenaldengan nama Belakang Gunung di dekat kotaJepara.Di desa kecil sebelah utara kota Jepara tersebut sampai sekarang memang banyak terdapat pengrajinukir yang berkualitas tinggi. Namun asal mula adanya ukiran disini apakah memang betul disebabkankarena jatuhnya pahat Prabangkara, belum ada data sejarah yang mendukungnya.
SEJARAH

1. Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat, terdapat seorang patih bernama Sungging Badarduwungyang berasal dari Campa (Kamboja) ternyata seorang ahli memahat pula. Sampai kini hasil karya Patihtersebut masih bisa dilihat di komplek Masjid Kuno dan Makam Ratu Kalinyamat yang dibangun padaabad XVI.2. Keruntuhan Kerajaan Majapahit telah menyebabkan tersebarnya para ahli dan seniman hindu ke berbagai wilayah paruh pertama abad XVI. Di dalam pengembangannya, seniman-seniman tersebuttetap mengembangkan keahliannya dengan menyesuaikan identitas di daerah baru tersebut sehinggatimbulah macam-macam motif kedaerahan seperti : Motif Majapahit, Bali, Mataram, Pajajaran, danJepara yang berkembang di Beragam seni ukir Nusantara


Seni ukir merupakan hasil kerajinan yang proses pengerjaan nya atau pembuatannya dengan cara mencukil, hasil cukilan nya berupa ornamen-ornamen yang indah.
Seni ukir merupakan kerajinan peninggalan kerajaan-kerajaan indonesia.

Berikut contoh seni ukir di indonesia :

     1.   Seni ukir majapahit 


 
Seni ukir Majapahit berbentuk bulatan dan krawingan (cekung), terdiri atas ukel dari daun pakis dan waru. Pada seni ukir Majapahit ragam pokonya berbentuk tanda tanya.Seni ukir majapahit terdapat pada bekas potongan batu serta pada potongan kayu yang sudah rusakyang di simpan di museum Trowulan , selain iru dapat juga di lihat pada tiang pendopo masjid demak. Menurut sejarah tiang pendopo masjid demak merupakan peninggalan kerajaan Majapahit yang dibawa oleh Raden patah.

     2.    Seni ukir Mataram


Seni ukir Mataram berbentuk cawean pakaian wayang purwa. Motif Mataram menggambil motif ukiran wayang purwa kerajaan demak. Menurut sejarah pada waktu kerajaan demak mengalami kesurutan, wang dibawa ke kerajaan mataram.

          3.     Seni ukir Jepara


 
Seni ukir jepara berbentuk prisma segitiga yang melingkar-lingkar dan berpecah menjadi beberapa helai daun. Peningalan yang masih dapat di lihat dari ornamen makam Mantingan, Jepara.

       4.      Seni ukir padjajaran
 Seni ukir padjajaran berbentuk ukel dari daun pakis dan bentuknya serba bulat. Bentuk ukel seperti tanda koma. Seni ukir padjajaran dapat dilihat dari Sunan Gunung Jati ada bangsal makam tersebut terdapat hiasan kayu berukir. Meurut sejarah bangsal tersebut pada awalnya adalah bangsal Taruma Negara dari kerajaan Prabu Siliwangi. Makam tersebt terletak di daerah sungai Citarum di Cirebon.

          5.   Seni ukir Bali

 
Seni ukir bali hampir sama dengan seni ukir padjajaran. Perbedaannya terdapat pada ujung ukel yang dihiasi dengan sehelai patran. Bentuk ukel terdiri ats bentuk bulat, kecil, besar, cekung, pecahan, dan daun runcing. Seni ukir bali dibawa oleh orang bali dinamakn patre punggel. Ukiran ini dapat dilihat di pura sebegai hiasan pintu masuk.

KERAJINAN KERAMIK

Seni lain yang beralih ke keramik dan untuk mencoba menyelami arti dari keramik di dalam ke-senirupa-an, maka harus jelas juga cara memandang peranan material lempung sebagai medium senirupa. Sebagai medium senirupa yang menghasilkan karya-karya yang disebut keramik tidak lepas dari yang dikenal selama ini yaitu materi yang disebut tanah liat atau lempung, sehingga sangat berperanan dalam seni keramik. Kemudian materi itu diwujudkan dalam bentuk tertentu atau tekanan pada pengertian bentuk tertentu, karena materi tanah liat itu diwujudkan dalam bentuk yang dikenal umum sebagai gerabah atau pottery. Dan yang jelas bentuk-bentuk gerabah atau pottery itu memang merupakan bentuk yang khusus, tidak meniru alam, tetapi timbul karena keinginan atau akan kebutuhan yang bersifat fisik yaitu sebagai “wadah”.

SENI KRIYA

Bericara tentang seni kriya berarti sesuatu yang erat hubungannya dengan keterampilan tangan, atau kerajinan yang membutuhkan ketelitian untuk setiap detail karya seni yang akan dihasilkan. Pada umumnya sebuah karya yang dihasilkan oleh seni kriya adalah seni pakai. Seni Kriya sendiri di Indonesia sudah sangat tua sekali ada dari zaman dulu, yang mana seni Kriya ini adalah yang akan menjadi cikal bakal lairnya seni rupa di Indonesia. Contoh sederhana dari seni kriya adalah, batik, relief atau ukir, keramik grafis, sulam, anyaman, cinderamata, hiasan dinding, patung, furniture, tenun, wadah, dll. Lalu apa sebenarnya definisi dari Seni Kriya itu sendiri?. Dibawah ini adalah beberapa pengertian dan asal muasal pengertian seni Kriya, silahkan disimak:


Beberapa definisi dan Pengertian Seni Kriya?

- Kata Kriya sendiri berasal dari bahasa sansakerta yakni "Kr" yang artinya "mengerjakan" yang mana dari kata tersebut kemudian menjadi kata karya, Kriya, kerja. Dalam arti khusus pengertian seni Kriya adalah mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan benda atau objek (Timbul Haryono, 2012).

- Dalam kamus bahasa Indonesia kata "kriya" berarti pekerjaan "kerajinan tangan".

- Sementara dalam bahasa Inggris Kriya berarti "Craft" yang artinya kekuatan atau energi, yang mengandung arrti
lain
yakni membuat sesuatu atau mengerjakan yang dikaitkan dengan keterampilah atau profesi tertentu

- Seni Kriya disebut juga (Handycraft) yang berarti kerajinan tangan. Yang mana seni kriya ini dapat dikatagorikan sebagai seni terapan (applied art) yang meinitikberatkan pada aspek keindahan dan kegunaaanya. Yang berarti seni kriya ini adalah seni untuk memenuhi kebutuhan manusia yang menonjolkan aspek estetika atau keindahan dan juga use atau keugunaanya untuk kebutuhan sehari-hari.

- Seni Kriya adalah handskill atau seni yang dibuat dengan kerajinan tangan dengan memperhatikan aspek fungsional (kegunaan/siap pakai) tetapi tidak meninggalkan aspek keindahan seni itu sendiri.

- Sementara menurut Rasjoyo, mngutarakan seni kriya adalah suatu karya seni dimana penekanan pengerjaanya terletak pada keterampilan tangan yang menghasilkan sebuah bentuk kerajinan siap pakai.

Dibawah ini adalah beberapa contoh seni kriya:

PENGERTIAN SENI


A. Pengertian Budaya
    Budaya berasal dari bahasa Sansekerta (Buddayah), dan bentuk jamaknya adalah Budi dan Daya.
    1. Budi   : artinya akal, pikiran, nalar
    2. Daya  : artinya usaha, upaya, Ikhtiar
    Jadi kebudayaan adalah segala akal pikiran dalam berupaya atau berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

B. Pengertian Seni:
    Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini,

Selasa, 16 Oktober 2012

Kaligrafi Kita




“Lukisan kaligrafi” atau “kaligrafi lukis” mulai populer di Indonesia terutama semenjak pameran pada MTQ Nasional XI tahun 1979 di Semarang. Pameran yang lebih besar lagi diselenggarakan tahun 1980 bersamaan dengan Muktamar media masa Islam se-dunia I di Balai Sidang Senayan, Jakarta. Semenjak itu, pameran-pameran semacam diselenggarakan secara rutin di kota-kota besar Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan pada pelbagai event penting di kota-kota lain di Indonesia. Buah dari pergelaran-pergelaran yang melibatkan para perupa ini telah memposisikan secara mantap seni lukis kaligrafi Islam dalam konstelasi seni rupa Indonesia.

Pengaruh Luar Pada Kaligrafi



Kaligrafi Islam kontemporer yang saat ini sering digabungkan dengan seni rupa kontemporer telah menjadi fenomena internasinonal. Sebagaimana seni rupa umumnya, ia pun berkembang bersama gelombang perubahan yang lebih luas, bahkan acapkali melabrak batas-batas “grammar” yang sebelumnya disucikan.

Terseretnya khat Arab ke dalam arus perubahan yang dramatis ini disebabkan oleh karena alphabetnya sangat toleran dijadikan (dan selalu mencakup) “ekspresi segala sesuatu”. Sementara itu, searah kaligrafi sendiri sebenarnya adalah sejarah penemuan dan perburuan gaya-gaya. Oleh Habibullah Fada’li disebutkan, bahwa setiap gaya kaligrafi tunduk sepenuhnya terhadap eksperimen dan modifikasi selama bertahun-tahun bahkan berkurun-kurun, sampai terbentuknya pola yang benar-benar sempurna. Terutama semenjak tahun 70-an

Kaligrafi Ekspresif




Kaligarfi “ekspresions” merupakan tipe ketiga seni kaligrafi kontemporer di dunia Islam masa kini. Gaya ini, seperti karya-karya kaligrafi waktu-waktu terakhir, berhubungan degan perkembangan-perkembangan utama dalam estetika Barat. Meskipun para kaligrafer ekspresionis menggunakan “perbendaharaan kata” warisan artistik Islam, namun mereka jauh berpindah dari contoh “grammar” kaligrafi yang asli.

Dalam karya kaligrafi ekspresionis, pelukisnya berusaha menyampaikan pesan emosional, visual, dan respon pribadi terhadap obyek-obyek, orang-orang atau peristiwa yang digambarkan. Buland al-Haidari menggambarkan karya kaligrafi ekspresionis sebagai usaha menggunakan huruf-huruf sebagai “penyaluran perasaan dan gagasannya yang paling dalam, dan karena itu dipengaruhi oleh apa yang hidup dalam kesadarannya”. Ia meyakinkan dalamnya pengaruh semangat Islam yang mendorong tumbuhnya gagasan dan ilham mencpta sang kaligrafer yang tiada akhir. Sebagian karya Hassan Massoud (Tunisia), Qutaba Shaikh Nouri Diya al-azawi (Irak) mewakili orientasi seni khat jenis ini.

Kaligrafi Figural




Kaligrafi kontemporer disebut sebaga “figural” karena ia menggabungkan motif-motif figural dengan unsur-unsur kaligrafi melalui pelbagai cara dan gaya. Unsur-unsur figural lazimnya terbatas pada motif-motif daun atau bunga yang dilukiskan atau dinaturalisasikan agar lebih sesuai dengan sifat abstrak seni kaligrafi Islam. Figur-figur manusia atau binatang biasanya jarang ditemukan dalam naskah-naskah al-Quran yang ditulis secara kaligrafis, dalam dekorasi masjid atau madrasah. Tipe terakhir ini lebih banyak digunakan pada perkakas rumah tangga.

Dalam tipe figural, kerap terjadi “peleburan” huruf dalam seni lukis masa lalu dan kontemporer. Dalam desain seperti ini, huruf-huruf diperpanjang atau diperpendek, melebar dan menyelip atau diperinci dengan perluasan lingkaran, ikalan atau tanda-tanda tambahan atau sisipan lain yang dibuat agar sesuai dengan bentuk non-kaligrafis, geometris, floral, fauna atau sosok manusia. Sayyid Naquib al-Attas merupakan salah seorang tokoh kaligrafer kontemporer yang banyak menciptakan gaya peleburan kaligraf figural selain Sadiqayin dari Pakistan.